• Selasa, 21 September 2021

Desakan DPR Terhadap Pemerintah: Perketat Deteksi Varian Baru Covid-19 di Pintu Masuk ke Indonesia

- Selasa, 14 September 2021 | 13:10 WIB
Desakan DPR Terhadap Pemerintah: Perketat Deteksi Varian Baru Covid-19 di Pintu Masuk ke Indonesia (Dpr.go.id)
Desakan DPR Terhadap Pemerintah: Perketat Deteksi Varian Baru Covid-19 di Pintu Masuk ke Indonesia (Dpr.go.id)

TELUSUR NEWS - Ketua Komisi IX dewan perwakilan rakyat (DPR) Felly Estelita Rutuwene menyampaikan bahwa dalam rangka mencegah masuknya varian baru Covid-19, perlu melakukan pengetatan deteksi di pintu masuk ke Indonesia baik melalui udara, darat dan laut, termasuk pengetatan entry dan exit test bagi pelaku perjalanan internasional oleh Kementerian Kesehatan bersama Satgas Penanganan Covid-19, dengan dukungan dari Kementerian Keuangan.

Hal itu disampaikan saat membacakan salah satu kesimpulan Rapat Kerja antara komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan juga dihadiri oleh Ketua Satgas Penangan Covid-19 di ruang rapat Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 13 September 2021.

Kemenkes juga menurutnya perlu melakukan peningkatan jumlah, kapasitas dan kapabilitas laboratorium di seluruh daerah dalam melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) dan intensifikasi testing dan tracing penggunaan pemeriksaan molekur Nucleic Acid Amplifivation Test (NAAT).

Baca Juga: DPW Kombatan Jawa Barat siap Laksanakan Muswil dan Rakerwil

Ia mengatakan, Komisi IX juga mendesak Kemenkes melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 dengan memperhatikan seluruh masukan Anggota Komis IX DPR RI. Diantaranya adalah; pemerataan distribusi vaksin ke daerah dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa vaksin dan kondisi rantai dingin di setiap daerah; mengintegrasikan seluruh data vaksinasi termasuk vaksinasi yang dilakukan TNI/Porli/BIN dan instansi lainnya.

"Perfoma aplikasi PeduliLindungi juga perlu ditingkatkan serta melakukan penguatan perlindungan data pribadi dan berkooridnasi dengan Kemendagi untuk mendorong pemerintah daerah melakukan percepatan vaksinasi yang berkaitan dengan capaian daerah," ungkapnya dilansir Telusur News dari web resmi DPR RI.

Kemudaian, pihaknya juga mendesak Kemenkes, Kemenkeu dan Satgas Covid-19 memberikan perhatian penuh terhadap seluruh upaya produksi dalam negeri vaksin Covid-19 dan obat modern asli indoneisa (OMAI) yang digunakan dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga: Bersama Korbinmas Baharkam Polri, PT. Graha Yutaka Muda Gelar Diklat Gada Utama

Kepada Kementerian keuangan, Komisi IX mendesak Kemenkeu untuk mendukung penuh percepatan pembayaran kliam pasien Covid-19 dan intensif tenaga kesehatan "Termasuk merealiasaikan tambahan anggaran program terapeutik yang bersumber dari anggran PEN," ujarnya.

Halaman:

Editor: Michael LL Lengkong

Sumber: Dpr.go.id

Tags

Terkini

Terpopuler

X