Ketua Umum PWI Pusat : Langgar Mekanisme, Konferprov PWI Jateng Terancam Batal

Ketua Umum PWI Pusat : Langgar Mekanisme, Konferprov PWI Jateng Terancam  Batal

Jakarta,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) 2020 pada tanggal 19 September nanti di Gedung B, lantai 5 Kompleks Gubernuran, Jawa Tengah.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan, Proses penyelenggaraan Konferprov PWI Jateng 2020 harus mengikuti mekanisme sesuai Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI Pusat.

“Jika ada satu saja pelanggaran terhadap PD/PRT, maka konferprov bisa dibatalkan atau diulang. Dan, ini sudah pernah terjadi,” kata Atal S di Kantor PWI Pusat , Jakarta , Senin (31/08/2020).

Menurutnya, PWI Pusat akan tetap komit dan teguh membangun organisasi secara profesional dan bersih, dengan terus berpegang pada PD/PRT sebagai acuan organisasi.

“Terkait mekanisme pengumpulan mandat menjelang Konferprov PWI Jateng 2020, surat mandat adalah hak mutlak anggota dan tidak bisa dikumpulkan di sekretariat oleh panitia,” tegas Atal S Depari.

Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi menambahkan, pihak panitia harus sering berkomunikasi dengan PWI Pusat setelah didaftarkan pemilih sementara.

“Sampai saat ini, kami belum dihubungi lagi oleh panitia. Surat mandat tidak boleh dikumpulkan, apalagi dikumpulkan di sekretariat panitia,” tandasnya.

Dia mengakui, permasalahan surat mandat sering menjadi persoalan dalam Konferprov di PWI Provinsi.

“Karena itu, Kami menekankan pentingnya mengikuti mekanisme sesuai peraturan untuk melaksanakan Konferensi tersebut,” ujar Mirza.

Dalam mekanisme pendaftaran, Mirza menjelaskan, panitia wajib membawa surat mandat oleh utusan panitia dengan persyaratan lengkap sesuai prosedur yang berlaku.

“Surat mandat harus dibawa sendiri oleh pembawa mandat. Setelah diisi, ditandangani, dan dicap basah, surat mandat dilampiri kartu asli PWI dan dimasukkan dalam amplop tersegel,” jelasnya.

“Itulah yang dibawa saat konferprov. Soal siapa yang membawa, sudah diatur. Nah, dalam hal ini ada diskresi untuk satu orang bisa membawa maksimal 10 mandat,” tandas Mirza.

Selanjutnya, Mirza berharap kepada anggota untuk menyampaikan informasi tersebut kepada pihak panitia.

“Kami meminta hal ini untuk disampaikan kepada seluruh anggota. Dan Saya juga akan menghubungi panitia,” ujarnya.

Red

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan