Kadisnaker Kota Bekasi Sebut Sekitar 1324 orang Alami PHK

Kadisnaker Kota Bekasi Sebut Sekitar 1324 orang Alami PHK

KOTA BEKASI – Tak dapat dipungkiri, pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selain berdampak pada kesehatan Masyarakat, juga dalam hal perekonomian.

Secara global, termasuk Bangsa Indonesia terdampak Covid 19. Sehingga, tak sedikit yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Saat diwawancarai, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Ika Indah Yarti memaparkan data.

“Mereka melaporkan itu, sampai dengan Bulan Juli (2020) sekitar 1324 yang di PHK, sementara yang dirumahkan 411 dan yang diliburkan 923,” kata Ika kepada Telusurnews, Kamis (17/09/2020) sore.

Lanjut Ika, Covid-19 berdampak pada ekonomi, akhirnya terjadinya PHK.

“Karena Covid-19 ini berdampak pada ekonomi. Dampaknya lebih kepada ekonomi, ada bahan baku yang tidak bisa berjalan secara baik, secara lancar karena ada yang lock down, sehingga sulit untuk didapat. Dengan adanya pandemik ini daya beli juga menurun. Nah terus yang operasional tadi nya banyak menjadi sedikit, pesanan order menurun dan lain sebagainya. Atas dasar itu efek nya pada pekerja, akhirnya perusahaan tidak dapat membayarkan upah sebagaimana harapan, akhirnya dilakukan PHK,” terang Ika.

Pihak Dinas Tenaga Kerja mengimbau, kepada yang mengalami PHK agar dapat mengikuti program-program kerja dan pelatihan-pelatihan.

Ke depan, pihaknya akan memaksimalkan lebih pada menciptakan lapangan kerja.

“Kan menciptakan lapangan kerja gak harus buka perusahaan, namun bagaimana kita menciptakan SDM, karena pergeseran ke arah ekonomi kreatif,” ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya informasi jumlah Warga Kota Bekasi yang telah mendaftar dan menikmati manfaat fasilitas program Pemerintah Pusat terkait Kartu Pra Kerja melalui Kemenko Perekonomian, Ika mengatakan khusus Kota Bekasi berkisar 3000 orang.

(LK/Aan)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan