Kadis Parbud, Tedi Hafni: Harus Kedepankan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Kadis Parbud, Tedi Hafni: Harus Kedepankan Protokol Kesehatan Secara Ketat

KOTA BEKASI – Berdasarkan pertimbangan beberapa alasan, maka tempat hiburan dan usaha jasa kepariwisataan lainnya mulai berkegiatan pasca pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi.

Disela kesibukannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Tedi Hafni, saat diwawancarai mengungkapkan pihaknya telah menyediakan regulasi tentang petunjuk teknis tatanan hidup baru (new life normal) pada kegiatan tempat hiburan dan usaha jasa kepariwisataan lainnya, tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bekasi No. 556/Kep.361-Disparbud/VI/2020.

“Jalan, dengan catatan harus mengendepankan protokol kesehatan dengan ketat,” ungkap Tedi kepada Awak Media saat sesi wawancara di ruang kerjanya, Senin (22/06/2020) siang.

Tedi berujar, “Prinsip new normal kan adalah keseimbangan. Prinsip manusia kan ada tiga sektor, yakni ekonomi, sosial dan kesehatan. Jadi new normal bukan hanya sektor ekonomi saja. Ekonomi tetap jalan, tapi aturan kesehatan harus dijaga, demikian sosial,” ujarnya.

Sementara itu kata Tedi, beberapa bulan ini lebih berfokus pada bagaimana Covid-19 bisa turun, kemudian agar orang tidak terkena Covid-19, juga agar yang terkena Covid-19 dapat terobati.

“Sementara sektor ekonomi gak jalan. Kan, gak bisa begitu,” imbuhnya.

Pihaknya mendorong kepada Masyarakat dan Pelaku usaha, katanya. Agar, melaksanakan aktifitasnya dalam segala sisi. Namun, dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, sehingga kesehatan tetap terjaga.

“Kalau kami dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan mendorong mereka dalam aktifitas bidang seni, budaya dan kepariwisataan. Mulai dari perhotelan, rumah makan, tempat hiburan dan sebagainya, ya mendorong agar tetap berusaha. Dengan catatan mereka harus menjaga aktifitasnya dengan prinsip protokol kesehatan,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya melakukan monitoring di lapangan dan evaluasi setelahnya, apakah pelaku usaha sudah sesaui dengan ketentuan yang ada atau tidak.

“Jadi kita cek ke lapangan, bisa satu lokasi dua kali cek. Apakah tertib atau tidak. Silahkan jalankan usaha dengan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin, dengan catatan bahwa mereka harus menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

(LK/ADV)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan