oleh

Diawal Tahun Polres Minahasa Ungkap Tiga Kasus Dengan 11 Tersangka

MINAHASA – Dipimpin Kapolres AKBP Henzly Moningkey, Polres Minahasa berhasil mengungkap tiga kasus tindak kriminalitas di awal tahun 2021.

Jenis Kasusnya ada Tiga seperi pembunuhan dan pencurian kendaraan bermotor serta judi online toto gelap alias togel.

Kapolres Henzly Moningkey menggelar konferensi pers yang diwakili Kasat Reskrim, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, SH, SIK didampingi Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu SH mengungkapkan bahwa ke tiga jenis kasus kriminalitas yang berhasil disingkap tersebut melibatkan 11 orang tersangka.

“Ketiga kasus itu adalah dugaan pembunuhan di Langowan, pencurian kendaraan bermotor dan judi togel,” kata Sugeng Wahyudi Santoso di lobi Mapolres Minahasa, Tondano, Senin (11/1/2020) siang tadi.

Dugaan penganiayaan secara bersama di Langowan yang mengakibatkan korban Lery Kapoh Tewas pada 1 Januari lalu, melibatkan enam tersangka.

Mereka adalah lelaki WLR alias Babong, lelaki CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21).

Namun, dalam kasus ini, polisi hanya menghadirkan lima tersangka. “Karena tersangka satu lainnya,  yaitu WLR alias Babong sedang dirawat di Rumah Sakit,” Kata Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu SH.

Disamping itu, ada dua kasus dugaan pencurian ranmor yang melibatkan tersangka lelaki NT Alias Tores (15) dan Lelaki FT alias Lewi (24) yang dilakukan akhir tahun 2020 dan dugaan pencurian barang elektronik (Curanik) di Kawangkoan yang diduga dilakukan oleh lelaki RK alias Aldo.

“Untuk kasus pencurian ini, terjadi ditiga lokasi berbeda oleh tersangka yang berbeda, dan diketahui dari tiga tersangka ini, lelaki RK alias Aldo sudah pernah dipidana dengan kasus yang sama,” ujar Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK.

Sedangkan dugaan kasus Togel yang berhasil di ungkap dilakukan oleh lelaki JR, warga Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur dan Lelaki FR (35) warga yang sama.  Keduanya berperan sebagai pengecer atau pengumpul di wilayah Langowan.

Dalam konfrensi pers tersebut, ditunjukan barang bukti, berupa, bambu, senjata tajam, dan potongan kayu yang digunakan para tersangka penganiayaan.

Selain itu, juga dua unit Sepeda Motor yang diduga dipakai pelaku
dan korban dalam melakukan tindakan penganiayaan, dua unit sepeda motor hasil curanmor, barang elektronik hasil Curanik, dan barang bukti uang bersama kupon dari yang digunakan dalam kasus judi togel. Humas (Maxie/CP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *