Para Pelaku Penyerangan dan Pengeroyokan di Jaktim Tertangkap Polisi

Para Pelaku Penyerangan dan Pengeroyokan di Jaktim Tertangkap Polisi

Anggota Subdit Resmob PMJ menggelar kasus tindak pidana pengeroyokan dan menguasai senjata tajam untuk melakukan Penyerangan di Terminal Pulo Gadung Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, “Berawal dari masuknya LP(laporan Polisi) Polsek jakarta Timur terjadinya pengeroyokan dan suatu kejadian penyerangan hingga terjadi 4 orang Luka bacok hingga tangan hampir putus dan kepala terluka di samping kanan,” Ujar Kabid Humas Argo Yuwono Kepada Wartawan di Mainhall Polda Metro Jaya Rabu 20/03/2019.

Korban AI, AA, FA dan MH kini dilarikan ke RS untuk mendapatkan penanganan karena Luka Luka serius.

“Korban sekarang berada di RS Kolombia dan Persahabatan untuk mendapatkan penanganan karena mengalami Luka Serius,” ujar Kabid Humas Argo Yuwono.

Sebelum nya Penyerangan terjadi pada Senin 17 Maret 2019 jam 04:30 pagi, pemuda yang menamakan 3 Serangkai Gangster gabungan dari 3 kampung menyerang pemuda warga dari (Warjeng) warung jengkol Pulo gadung Jakarta timur menggunakan sepeda motor dengan menggunakan senjata tajam dan batu.

Kabid Humas Argo Yuwono menambahkan,
“Pemuda dari 3 kampung yang menamakan 3 Serangkai mendatangi warga kampung warung jengkol di terminal Pulo gadung dgn menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam kemudian melakukan penyerangan terhadap warga Warjeng,” ujar Kabid Humas Argo Yuwono.

Polisi Menangkap 13 TSK pelaku Penyerangan dan pengeroyokan 3 diantara nya anak dibawah umur. Diantaranya MHR, SSR, LN, MFD, DMS, FZ, AWL, BBG, LTF, FJR, DN, AVN dan KV.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Pelaku membagi bermacam peran ada yang menyerang mengunakan batu dan menggunakan sajam untuk melukai dan menganiaya.

Para tersangka berdalih balas dendam karena pelaku dari 3 serangkai pernah diserang sebelumnya oleh Warga warung jengkol Jakarta timur .

Para TSK dari 3 serangkai sempat menggunakan media sosial IG Instagram dgn live saat melakukan Penyerangan dan pengeroyokan.

Barang bukti yang didapat dari tangan pelaku pengeroyokan yaitu 4 buah senjata tajam, 3 unit kendaraan roda dua, dan 12 handphone untuk melakukan komunikasi.

Para tersangka dijerat dengan pasal 170 dan undang undang darurat nomor 12 th 1951 tentang Sajam, dengan ancaman 10 tahun lebih hukuman penjara.

Kabid Humas Argo Yuwono menghimbau, “Untuk tokoh masyarakat RT ,RW dan orang tua dari anak-anak Remaja agar melakukan hal-hal yang bersifat positif untuk terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan masyarakat dan terhindar dari masalah hukum”. tutup Argo Yuwono.

Herzan

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan