Kejahatan di Dalam Transportasi Online Kembali Terjadi, Syukurlah Berhasil Diungkap

Kejahatan di Dalam Transportasi Online Kembali Terjadi, Syukurlah Berhasil Diungkap

Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda metro Jaya berhasil mengungkap pemerasan yang di lakukan Driver Tranportasi Online.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, “Pengungkapan Penangkapan Pemerasan menggunakan pisau karter berawal dari laporan korban di Polsek Pondok Gede 16 Maret 2019, Korban berinisial DK telah diperas menggunakan pisau karter di dalam Tranportasi online Hingga Terluka. Ujar Kabid Humas Argo Yuwono di Mainhall gedung utama Polda Metro Jaya Senin 18/03/2019.

Berawal Korban ( DK ) Yang hendak pulang kerumahnya di daerah Bekasi memesan tranportasi online, di dalam perjalanan korban di Peras dan di paksa menyerahkan barang berharga oleh Tersangka ( NZ ) driver taxi online dgn menggunakan pisau karter.

“Pada saat Keluar pintu tol TSK NZ  mengancam korban di dlm kendaraan roda 4 menggunakan pisau karter hingga korban terluka di paha dan tangan, korban dgn rasa takut kemudian menyerahkan uang Rp140.ribu jam tangan, dan ATM'” ujar Kabid Humas Argo Yuwono Kepada Wartawan.

Tidak merasa cukup dengan hasil kejahatannya TSK mengancam dan memaksa korban untuk mengambil uang yang ada di ATM milik korban

“TSK masih meminta uang korban yang berada di ATM dgn tangan terluka .korban menggambil uang yang di ATM dgn tangan dibalut perban oleh TSK, kemudian korban menyerahkan uang sebesar, Rp4.400 000,- di dlm atm milik korban,” ujar Argo Yuwono

Setelah berhasil dengan aksinya pelaku menurunkan korban di depan RS pondok kopi.

“Pelaku sempat Mengantar korban Ke RS pondok kopi lalu di tinggal .korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek pondok gede,” tambah Argo Yuwono.

Kurang dari 10 jam Polisi berhasil menangkap TSK (NZ) di res area, TSK sempat melarikan diri dan hampir menabrak kendaraan Polisi  kemudian TSK dilumpuhkan dgn timah panas dan pelaku di bawa ke RS Kramat jati.

NZ seorang pemuda pengangguran diduga menggunankan akun Tranportasi online orang lain Grab Car dan mobil tersebut hasil sewa/Rental.

Kabid Humas Argo Yuwono menghimbau kepada masyarakat yang mengunakan transportasi online harap berhati hati dgn melihat wajah dan identitas yang tertera di akun online sebelum menggunakan transportasi online . Tutup Argo Yuwono.

Tersangka NZ dijerat dengan Pasal 365 , dengan ancaman 4 tahun kurungan.

Herzan

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan