KAPOLRI Buka Silaturahmi Nasional DA’I KAMTIBMAS 2018

KAPOLRI Buka Silaturahmi Nasional DA’I KAMTIBMAS 2018
Posted by: Reply

Pasca suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentrak di 171 daerah, kini Indonesia memasuki babak awal Pemilu 2019. Demi kembali mengulang kesuksesan tersebut maka tentu Polri yang bertugas menjaga stabilitas keamanan menerapkan langkah-langkah strategis diantaranya dengan menggandeng para tokoh agama yang ada agar dapat memberikan pesan-pesan sejuk kepada masyarakat melalui ceramahnya.

Silaturahmi Nasional Dai Kamtibmas dengan tema “Kita Wujudkan Pemilu 2019 yang Aman dan Damai“ menjadi wujud nyata Polri dalam mempererat hubungan tidak hanya dengan pemerintah namun juga antara Polri dan masyarakat. Kapolri Jendera Polisi Prof. H. Muhamad Tito Karnavian, P.Hd yang berkesempatan hadir secara resmi membuka kegiatan yang bertempat di Ballroom Birawa Asembly Hall Hotel Bidakara – Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 430 peserta Da’i Kamtibmas terdiri dari masyarakat dan anggota Polri dari 34 Polda se-Indonesia dengan narasumber Menteri Agama Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta KH Nasaruddin Umar, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abham S.H, Deputi Dewan Pengkajian, Kabaintelkam Komjen. Pol. Drs. Lutfi Lubihanto dan Kabaharkam Komjen. Pol. Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum. Polri.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan laporan kesiapan oleh ketua panitia, dilanjutkan dengan Pemakaian Jasket Da’i Kamtibmas dan syal oleh Kapolri kepada perwakilan Da’i Kamtibmas. dilanjutkan dengan Keynote Speaker dan pernyataan Pembukaan Silaturahmi Nasional Da’ i Kamtibmas Tahun 2018 ditandai dengan Pemukulan Gong.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Mabes Polri dan tamu eksternal antara lain Rektor IAIN Palangkaraya Dr. Ibnu Elmi Achamd Slamat Pelu, SH, MH, Rektor UIN Suska Riau Prof.Dr.KH. Ahmad Mujahidin, S.Ag, M.Ag, Rektor Unair Surabaya Dr.Suko Widodo dan tamu undangan lainnya.

Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Kapolri Jendera Polisi Prof. H. Muhamad Tito Karnavian, P.Hd menyampaikan acara ini adalah acara yang sangat strategis memandang bahwa Polri yang bertugas melakukan penegakan hukum, melindungi dan mengayomi masyarakat memiliki kepentingan yang sama dengan Ulama dan Umaro dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai Da’i dan alim ulama.

80% penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam. Dalam konteks ini posisi Muslim Indonesia di percaturan global memiliki pengaruh yang besar dimana tokoh agama menjadi posisi pertama yang didengar oleh publik. Kapolri memandang sikap fanatik dan low class yang tinggi di Indonesia menjadi salah satu penyebabnya, sehingga apa yang disampaikan oleh tokoh agama dan para Da’i akan lebih di dengar dibandingkan dengan tokoh akademisi atau tokoh intelektual, karena Indonesia masih menganut paham patron klien.

Dalam sambutannya Kapolri menegaskan bahwa keberagaman suku, bahasa, budaya, populasi yang besar, sumber daya alam yang berlimpah serta luas wilayah yang kita miliki merupakan kekayaan Indonesia yang luar biasa untuk mencapai negara yang dominan di dunia apabila dikelola dengan baik.

Akan tetapi, Kapolri juga membandingkan kondisi Indonesia saat ini dengan negara Singapura yang tidak memiliki apa-apa namun menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara. Hal tersebut dikarenakan mereka lebih dahulu mengelola sumber daya manusia dari pada sumber daya alamnya.

Terakhir, Kapolri menyampaikan tentang situasi terkini terkait faham takfiri dimana suatu kelompok yang selalu mengkafir-kafirkan kelompok lain. Upaya pencegahan penyebaran paham tersebut harus bersama – sama dilakukan karena peran tersebut merupakan beban dan tanggung jawab Polri bersama para Da’i Kamtibmas.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan