Top Management Meikarta Cikarang didemo Karyawan nya?

Top Management Meikarta Cikarang didemo Karyawan nya?

 

KOTA BEKASI, Telusurnews – Sejumlah orang yang merupakan Karyawan aktif dan ex karyawan Meikarta Cikarang melakukan aksi demo di Orange County Maxxbox, menuntut hak mereka, senin (16/4/2018) pagi.

Berikut penggalan naskah Surat Tuntutan mereka:

Bersama Surat ini kami Perwakilan Dari seluruh Karyawan Meikarta, menuntut Hak2 Kami yg tidak di berikan oleh Perusahaan (Meikarta), ada pun tuntutan Kami Sebagai Berikut :

1. Pembayaran gaji setengah bulan February & Bulan Maret 2018 (Full)

Note : pembayaran gaji bulan February 2018 untuk marketing yang masih aktif dan ttd amandemen dibayarkan separuh gaji yang harusnya di terima sementara yang tidak ttd amandemen di bayarkan full oleh pihak manajemen Meikarta.

Pembayaran gaji marketing bulan maret 2018 yang belum dibayarkan wajib segera dikeluarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang menjadi hak pihak marketing atau sales meikarta.( Karyawan Yg absen & Masih Aktif sebagai Karyawan Meikarta Wajib Di Bayar Gaji nya).

2. Penghapusan perjanjian Amandemen: sebagaimana pasal 55 undang undang tahun 2003 pasal 1338 Supra 2 kitab Undang undang Hukum perdata/bungelijk wetboek perubahan subtansi perjanjiankerja bias saja di ubah (diamandemen/addendum)dengan ketentuan harus alur dasar persetujuan dan kesepakatan diantara para pihak bukan atas dasar instruksi atau paksaan dan dikembalikan undang undang sesuai  pasal 1 angka 15 undang undang no 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan (‘undang undang ketenaga kerjaan “) menyatakan bahwa  hubungan tenaga kerja adalah hubungan antara pengusaha dengan pekerja /buruh berdasarkan perjanjian kerja yang mempunyai unsur pekerjaan, upah dan perintah  jadi, suatu hubungan kerja tidak bisa timbul atau agen melainkan satu dari perjanjian kemitraan melainkan  harus dari perjanjian kerja

Artinya : Hubungan kerja atas dasar pemerintah yang harus dilakukan pihak manajemen meikarta pada karyawan itu disebut sebagai perjanjian kerja dan atas dasar perjanjian kerja tersebut maka karyawan berhak mendapatkan haknya sebagaimana disebut gaji seperti point 1, Tetapi yg terjadi di Tgl 16 feb2018 Pihak Management Memberikan Amandemen yg harus di tanda tangani (Wajib) jika tidak di Tanda tangani maka keryawan tsb akan di PHK sebelah pihak.

3. Absensi 3x sehari di pertimbangkan Lagi, dikarenakan tidak efiensi untuk divisi Marketing sebagai tenaga sales atau disebut tenaga penjualan unit Meikarta.

4. Komisi penjualan dikeluarkan sesuai sesuai penjanjian, yang sepakati sebelumnya

5. Lengser kan CMO meikarta Ferry Taher, telah membuat ketentuan yang tidak semestinya seperti point no 3 harus bertanggung jawab atas dasar tersebut. Dalam ketentuan tersebut telah merugikan perusahaan dan tenaga kerja (Div. Marketing),

6. Gaji dan Target yang Jelas tidak Abu – Abu, dan Pihak Management Meikarta komitmen dengan Hal gaji sales tsb.

7. Gaji Bulan February 2018 (Setengah) dan Bulan Maret 2018 (Full) di keluarkan Tgl 16 April 2018. Jika Tidak maka kami akan adakan aksi yang lebih besar lagi, Akan melibatkan LSM,SPSI dan DEPNAKER dan lain sebagainya. Jika demikian terjadi tidak menutup kemungkinan Meikarta Akan di Tutup, Karena Banyak Laporan Negatif dan Sanksi yg sangat besar akan di terima oleh Perusahaan (Meikarta), dan ini akan sangat2 Merugikan Meikarta.

Berdasarkan sumber Telusur yang enggan disebutkan nama dan identitasnya, mengatakan bahwa rencananya, mereka akan melakukan aksi demo lagi pada 17 April 2018, jam 08.00 pagi.

Sementara itu, pihak Menagement Meikarta belum dapat dikonfimasi dan dimintai informasi lebih lanjut.

(*Red)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan